Kamis, 20 September 2018

5 Fakta tentang Suku Baduy yang Bakal Bikin Kamu Shock

  • Ayesha
  • 02/03/2017 18:09 WIB
5 Fakta tentang Suku Baduy yang Bakal Bikin Kamu Shock

Suku Baduy adalah salah satu suku yang hidup di Indonesia tepatnya di wilayah Banten. Walaupun dunia ini udah berubah dan modernisasi ada di mana-mana, suku ini masih tetap mempertahankan nilai-nilai leluhur.

Suku Baduy terbagi menjadi dua, Suku Baduy Luar dan Suku Baduy Dalam. Letak perbedaan di antara keduanya yaitu kalau Baduy Luar sudah membaur dengan masyarakat luar, bahkan ada beberapa yang sudah menggunakan elektronik, walaupun tidak semuanya. Sedangkan Baduy Dalam benar-benar murni menjaga aturan yang diturunkan nenek moyang mereka. Berikut ini adalah fakta tentang suku Baduy yang bakal bikin kamu kaget.

1. Perjodohan masih berlaku di Suku Baduy

Aturan ini masih berlaku terutama di suku Baduy Dalam. Maklum aja, ada aturan bahwa mereka nggak boleh menikah dengan orang di luar suku. Ketika anak perempuan di Suku Buduy sudah menginjak usia 14 tahun, orang tuanya akan langsung mencarikan sosok lelaki dari Suku Baduy Dalam untuk dijodohkan. Pihak cowok boleh menerima perjodohan itu atau menolaknya. Intinya si cowok punya kuasa buat milih deh. Namun, Baduy Luar sudah ada yang menikah dengan orang di luar Suku Baduy.    

2. Memiliki cita-cita yang sederhana

Anak-anak baduy nggak ada yang punya cita-cita jadi pilot, dokter, atau seleb. Cita-cita mereka sangat sederhana banget. Para orangtua cuam pengen anaknya bisa membantu mereka diladang. Udah gitu doang.

3. Warna pakaian

Ada aturan dalam berpakaian di suku Baduy Dalam dan Baduy Luar. Baduy dalam menggunakan baju putih dan kepala ikat putih, sedangkan pakaian Baduy Dalam berwarna hitam dan biru gelap. Jadi, jangan harap ada cewek pakai baju kekinian atau cowok pakai jogger pants warna-warni yah.

4. Pu’un sudah dianggap presiden bagi warga Baduy Dalam

Pu'un adalah sebutan untuk kepala suku atau ketua adat. Orang yang disebut Pu'un ini punya status sosial yang lebih tinggi dibanding masyarakat biasa. Pu’un memiliki wewenang untuk mengatur kapan harus tanam dan kapan harus panen. Orang sakit di Suku Baduy pun dibawa ke Pu’un untuk diobati. Hanya warga-warga Baduy tertentu yang bisa bertemu Pu’un.

5. Larangan berkunjung selama tiga bulan

Suku Baduy memang tidak beragam Islam, tapi mereka punya tradisi berpuasa yang disebut Kawalu. Mereka berpuasa tiga kali selama satu hingga tiga bulan berturut-turut. Selama masa itu, nggak ada orang yang boleh berkunjung ke Baduy karena prosesi itu sangat sakral.

Nah, itulah fakta tentang suku Baduy yang nggak diketahui banyak orang.

Sumber: yukepo.com/Reza Pratama



  • Tags
Or use your account on Blog

Error message here!

Hide Error message here!

Forgot your password?

Or register your new account on Blog

Error message here!

Error message here!

Hide Error message here!

Lost your password? Please enter your email address. You will receive a link to create a new password.

Error message here!

Back to log-in

Close