Senin, 25 September 2017

Jadi Pendengar yang Baik Ternyata Bisa Bikin Kamu Jadi Pemimpin yang Baik Juga

  • Rosiana
  • 11/08/2017 10:56 WIB
Jadi Pendengar yang Baik Ternyata Bisa Bikin Kamu Jadi Pemimpin yang Baik Juga
EPIZONE.ID - Sekedar mendengar emang merupakan hal yang mudah. Kita cuma butuh telinga yang siap dipasang. Namun sebenarnya menjadi pendengar nggak semudah memasang telinga dan wajah simpatik aja. Menjadi pendengar apalagi pendengar yang baik lebih dari itu.

Banyak orang yang mengakau kalau mereka adalah pendengar yang baik. Namun pada kenjyataanya banyak orang yang nggak berpengalaman untuk jadi seorang pendengar. Ego dan keinginan manusia untuk didengarkan lebih besar. Ini membuat nggak banyak orang yang benar-benar ahli dalam hal memahami orang lain. Pendengar yang baik nggak hanya diam dan hanya mengatakan bahwa ia merasa simpatik atas apa yang terjadi. Menjadi pendengar yang baik mengharuskan seseorang untuk aktif dan terlibat untuk menyimak secara seksama, sesekali juga ikut menimpali.

Menjadi seorang pendengar membutuhkan rasa empati yang tinggi. Dengan rela meluangkan waktumu sejenak untuk mendengarkan keluh kesah yang disampaikan, membuatmu menjadi pribadi yang hangat. Selain itu mendengar juga membuatmu bisa menumbuhkan rasa empati yang besar terhadap orang lain. 

Namun ternyata menjadi seorang pendengar yang baik juga merupakan salah satu sifat yang harus ada dalam seorang pemimpin. Seperti dilansir dari Huffingtonpost, seorang pemimpin yang baik berawal dari seorang pendengar. Penelitian juga telah menunjukkan bahwa ada hubungan langsung antara kepemimpinan yang kuat dan keterampilan mendengarkan.

Bahkan pengusaha terkenal sekelas Richard Benson pun mengatakan hal yang demikian. Menurutnya seorang pemimpin dan pengusaha yang efektif lebih banyak menghabiskan waktunya untuk mendengarkan daripada banyak berbicara. Talk Less Do More

berlatih mendengarkan orang lain akan menjadikanmu pemimpin yang baik pula
belajar mendengarkan orang lain akan membuatmu menjadi pemimpin yang baik pula


MENJADI PENDENGAR (DAN PEMIMPIN) YANG BAIK

Melansir dari Forbes, banyak bawahan yang menginginkan pemimpin mendengarkan uneg-uneg mereka. Sebagai pemimpin sangat susah untuk mengetahui keinginan bawahan tanpa mendengarkan apa keluhan mereka. Seorang pemimpin nggak hanya mereka yang punya jabatan tinggi aja. Jabatan "kecil" seperti ketua kelas, Ketua OSIS pun juga bisa disebut pemimpin. Bahkan dari jabatan "kecil" ini biasanya banyak lahir pemimpin-pemimpin muda dengan karakter yang kuat. 

Pemimpin yang mendengarkan mampu menciptakan hubungan yang dapat dipercaya. Dengan mendengarkan, pemimpin bisa mengetahui kepentingan terbaik bagi bawahannya. Buat kamu yang udah megang jabatan "kecil" sejak masih muda, beruntunglah, karena hal ini bisa menjadi ajang latihan kepemimpinan untukmu. Mendengarkan merupakan salah satu tanggung jawab seorang pemimpin, meski hal itu nggak masuk dalam deskripsi pekerjaan seorang pemimpin. Mereka yang mampu mendengarkan, akan menjadi pemimpin yang lebih baik dan berbelas kasih. 

berlatih mendengarkan orang lain akan menjadikan pemimpn yang baik
berlatih mendengarkan orang lain dan jangan jadi orang yang egois


Biar Persahabatan Bisa Awet Sampai Kakek Nenek, Ini Tipsnya


LATIHAN MENDENGAR

Untuk menunjukkan empati sebagai seorang pemimpin, kamu harus berusaha dan sering berlatih untuk mendengarkan. Kalau kamu tertarik, 6 hal dibawah ini bisa dilakukan untuk melatih kemampuan mendengarmu.

1. Tunjukkan kalau kamu peduli

Saat kamu menunjukkan kepedulian pada bawahanmu, mereka akan dengan sukarela bekerja lebih keras. Tunjukkan pula kepedulianmu kepada mereka yang sedang membutuhkan. Hal inji akan menumbuhkan sisi empati yang besar dalam dirimu. Dengan menunjukkan kalau kamu adalah orang peduli, mereka yang dipimpin juga akan menunjukkan loyalitas yang besar pula. 

2. Libatkan dirimu dalam setiap permasalahan yang terjadi

Jangan jadi orang yang tak acuh. Libatkan dirimu dalam setiap masalah yang terjadi. Jangan juga jadi orang yang sombong mentang-mentang dirimu adalah seorang pemimpin. Tempatkan dirimu dimana seharusnya berada. Misalnya nih ada masalah yang bisa membuat hubungan antar anggota organisasi menjadi renggang. Maka kamu sebagai pemimpinjuga harus ambil bagian untuk menjadi mediator danmencoba mendenagr dari kedua belah pihak yang sedang bermasalah. Dengan melibatkan dirimu dalam permasalahan yangterjadi, membuat kemampuan mendengarkanmuj jadi lebih baik. 

pemimpin yang baik memiliki empati yang besar
Pemimpin yang baik memiliki empati

Lakukan Cara Ini Untuk Mengatasi Konflik Dengan Sahabat

3. Memiliki empati

Selain peduli, kamu juga harus memiliki empati. Hal yang sangat penting bagi pemimpin, karena merupakan salah satu latihan untuk mendengar. Banyak pemimpin yang menghindari interaksi secara emosional. Namun pemimpin terbaik tahu bagaimana berempati dan membuat diri mereka "mudah" didekati, bagi mereka yang membutuhkan perhatian.

4. Jangan terlalu cepat memberi penilaian

Jangan cept menilai orang lain dari satu sudut pandang aja. Terlalu cepat dalam menilai orang akan membuat pemimpin menjadi terpaku. Misal nih kamu ditunjuk menjadi ketua pensi di ekolah. Nah, sebagai ketua udah seharusnya kamu memilih orang-orang yang berkompeten untuk membantu. Kalai kamu baru ketemu si A beberapa kali tapi udah ngasih penilaian negatif karena si A selalu datang telat, padahal tanpa kamu sadari sebenarnya si A bisa dijadikan seksi acara karena dia orang yang kreatif dan punya ide-ide brilian untuk acara pensi sekolahmu.

Kalau dari awal kamu udah punya penilaian sendiri terhadap anggotamu tanpa mau tau seperti apa mereka, jangan salahkan orang lain kalau nanti ditengah jalan ada masalah. Menjadi pemimpin mengharuskan seeseoang untuk mengetahui kemampuan orang yang dipimpinnya. Ini menjadi hal yang penting karena pemimpin juga membutuhkan kerjasama dari para anggotanya. 

Menjadi pemimpin seharusnya bisa merangkul ide dan cita-cita baru. Mereka harus menjadi pendengar yang lebih aktif, terus belajar dan beradaptasi terhadap perubahan.

5-pendengar-yang-baik-pemimpin-yang-baik-pula
jangan terlalu cepat memberi penilaian

Ini Manfaat yang Kamu Dapatkan Dengan Menjadi Pendengar yang Baik


5. Menyadari keadaan

Latihan selanjutnya adalah selalu sadar dengan keadaan. Seorang pemimpin yang mendengarkan akan selalu tahu kalau ada yang salah dengan organisasi yang dipimpinnya. Pemimpin yang mendengarkan tahu bagaimana berkomunikasi secara verbal dan nonverbal.
 
Pemimpin yang mendengarkan hampir selalu erlibat dalam dialog. Mereka tidak memalsukannya, mereka mencatat apa yang dikatakan dan bagaimana orang mengatakannya dan terus melakukan kontak mata dan gerak tubuh. Dengan menyadari keadaan sekitar, bisa melatih kepekaan seseorang untuk bisa mendengarkan. Mendengarkan ini nggak cuma lewat suara, tapi juga gestur dan ekspresi wajah. Kamu bisa tau bahwa orang-orang yang bersamamu merasa nggak nyaman dari gestur dan ekspresi wajah mereka. 

6. Belajar untuk tidak gampang menyela

Menyela pembicaraan orang membuatmu terlihat sebagai pemimpin yang arogan. Meski kamu kurang menyukainya, beri waktu lawan bicaramu untuk menyelesaikannya. Mendengarkan orang lain juga bisa melatih kesabaranmu loh. Pemimpin yang mendengarkan memberikan komunikasi dua arah sehingga ornag lain mendapatkan penghargaan dan rasa hormat. Hal ini merupakan latihan yang pas untuk belajar mendengarkan pendapat orang lain, meskipun sbenarnya kamu sendiri kurang menyukainya. Memang latihan-latihan ini akan membutuhkan banyak waktu sebalum kamu bisa menjadi pemimpin yang ideal. Maka dari itu mulai sekarang teruslah berlatih dan jadilah pemimpin yang mendengarkan.



Baca Juga
Sebelum Masuk Dunia Kerja, 5 hal Ini Harus Kamu Lakuin Sama Sahabat Kamu
Lakukan Kebiasaan Positif Saat Memulai Pagi Biar Harimu Lebih Semangat
Lebih Produktif Saat Mager Dengan 5 Kegiatan Ini

  • Tags
Or use your account on Blog

Error message here!

Hide Error message here!

Forgot your password?

Or register your new account on Blog

Error message here!

Error message here!

Hide Error message here!

Lost your password? Please enter your email address. You will receive a link to create a new password.

Error message here!

Back to log-in

Close