Kamis, 24 Mei 2018

4 Pulau Asing dan Berbahaya yang Sebaiknya Tak Dikunjungi

  • Rosiana
  • 26/12/2017 14:54 WIB
4 Pulau Asing dan Berbahaya yang Sebaiknya Tak Dikunjungi
EPIZONE.ID - Ada beberapa tempat dan pulau di dunia yang menantang untuk dikunjungi, seperti pulau dengan ombakmematikan atau gunung berapi yang masih mengeluarkan lahar. Namun dari beebrapa tempat tersebut, ada pula pulau yang sangat berbahaya dan terlarang untuk dikunjungi. Melansir dari All that is Interesting, berikut 4 pulau berbahaya dan asing yang sebaiknya dihindari. 

1. Snake Island - Brazil

4 pulau yang sebainya tak dikunjungi, pulau ular atau snake island di brazil
Snake Island via WTFClub

Ilha de Queimada Grande atau yang lebih dikenal dengan Snake island merupakan salah satu pulau paling berbahaya di dunia. Terletak sekitar 155 kilometer dari kota Sao Paulo, pulau ini terlarang untuk dimasuki warga biasa. Sekilas pulau ini tampak seperti pulau biasa di negara tropis. Namun, pemerintah negara Brazil khususnya pihak angkatan lautnya melarang setiap orang untuk memasuki pulau ini.

Mengapa? ini karena Snake Island merupakan rumah bagi ribuan ular Golden Lancehead Viper (Bothrops insularis). Buat yang belum paham, ular ini merupakan salah satu ular paling mematikan di dunia. Bisa dari ular tersebut dapat membunuh manusia kurang dari satu jam. Ribuan ular yang ada di pulau tersebut berkembang biak tanpa campur tangan manusia. Hal ini menyebabkan ular-ular tersebut berkembang secara efisien hingga memunculkan racun yang sangat berbisa dari jenis ular lancehead kebanyakan. 

Bahkan beredar cerita mengenai orang-orang yang berusaha membangun mercusuar di pulau tersebut yang ditemukan tewas setelah sekawanan ular menerobos masuk ke rumah mereka. Sejak saat itu, banyak penduduk menghindari pulau ini. Selain itu, ada juga kisah tentang seorang nelayan yang ditemukan meninggal dengan badan penuh gigitan ular sesaat setelah mendarat di pulau ini. 

Karena sangat berbahaya, pemerintah Brazil mengontrol secara ketat kunjungan ke tempat ini. Bahkan tanpa larangan pun, warga sekitar juga tidak ingin pergi kepulau ini karena konsentrasi pertumbuhan ular yang sangat padat. Saking padatnya, para peneliti bahkan memperkirakan ada satu hingga lima ular yang hidup dalam satu meter persegi di beberapa titik di pulau tersebut. Inilah yang menyebabkan Snake Island menjadi salah satu pulau berbahaya yang terlarang untuk dikunjungi warga biasa. Mengutip dari Tribunnews, pemerintah Brazil mewajibkan dokter hadir dalam setiap kunjungan ke Snake Island.

2. Home Reef, South Pacific

Home Reef, pulau sementar ya muncul dari dalam laut
Home Reef via volcano

Samudera Pasifik dikenal akan keindahan pulau dan air jernihnya. Salah satu yang menarik perhatian adalah Home Reef. Terletak di negara Tonga, sebelah Timur benua Australia, pulau ini banyak menarik perhatian karena keunikannya. Bahkan proses terbentuknya pulau ini pun sempat diabadikan oleh beberapa nelayan.

Pulau ini pertama kali terbentuk dari erupsi atau letusan gunung api bawah laut pada tahun 1852. Selanjutnya pulau ini terkikis dan menghilang hingga pada terbentuk kembali pada tahun 1984, setelah sebuah letusan terjadi. Home Reef kembali menghilang lalu muncul kembali seteah sebuah erupsi terjadi pada gunung api tersebut. Kejadian tersebut disaksian dan diabadikanoleh seorang nelayan bernama Fredrik Fransson. Ia mengabadikan gambar ketika sebuah pulau terbentuk dari sisa-sisa letusan gunung berapi bawah laut.

proses terbentuknya Home Reef di South Pacific

Proses terbentuknya Home reef di SouthPacific

Proses terbentuknya Home reef di South Pacific
Proses terbentuknya Home Reef tahun 2006 via Dailymail

Pulau ini jelas tak berpenghuni karena sifatnya yang sementara. Selain karena sewaktu-waktu bisa menghilang, pulau ini juga berdiri diatas gunung berapi aktif yang bisa meletus kapan saja. Tak hanya itu, Home Reef juga terbentuk dari kumpulan batu apung dan sisa-sisa letusan gunung, sehingga sangat sulit untuk ditinggali. 

3. Bouvet Island, South Atlantic

4 pulau yang sebaiknya tak dikunjungi, pulau Bouvet
Bouvet Island via DXnews

Pulau Bouvet merupakan pulau vulkanik dan tak berpenghuni yang terletak di sebelah Selatan Samudera Atlantik dan sebelah Barat Daya Tanjung Harapan, Afrika Selatan. Pulau ini ditemukan oleh kapten kapal Prancis, Jean-Baptiste Charles Bouvet de Lozier pada tahun 1739, dan diberi nama Bouvet menurut nama penemunya. Pulau ini merupakan salah satu pulau terpencil dan berbahaya di dunia.

Meski terletak di sebelah Selatan, pulau Bouvet saat ini berada di bawah pemerintah negara Norwegia sejak tahun 1929 setelah kru Norwegia mendarat di kapal ini dan tinggal disana selama sebulan. Pada tahun 1971, pulau Bouvet dijadikan sebagai salah satu cagar alam. Meski telah berdiri stasiun pemantau cuaca di pulau ini, namun Bouvet masih tak berpenghuni. Salah satu hal yang membuat pulau ini kosong ingga saat ini adalah karena sulinya pendaratan ke Bouvet. Tebing curam dan cuaca ekstrim menjadi salah satu hal yang harus dihadapi oleh pengunjung yang ingin memasuki pulau ini. 

Terpisah ribuan mil dari peradaban, pulau ini tak ubahnya sebuah tempat yang masih penuh dengan misteri. Semua terlihat normal, sama seperti pulau-pulau di kawasan Atlantik lainnya. Namun misteri muncul ketika sebuah kapal ditemukan lengkap dengan perlengkapan dan bahan makanan namun tanpa awak pada tahun 1964. Mengingat kontur tanahnya yang tidak rata dan alamnya yang kurang ramah, eksplorasi dan pencarian awak dari kapal tersebut masih belum terpecahkan selama setengah abad terakahir. 

4. North Sentinel Island, India

North Sentinel Island, salah satu pulau paling berbahaya. Bahkan suku asli pulau ini diklaim sebagai salah satu suku yang masih terisolasi dan sangat berbahaya
Pulau Sentinel Utara via Kapanlagi

Dari semua pulau yang tak berpenghuni diatas, pulau ini menjadi satu-satunya pulau yang dihuni manusia. Namun penduduk di pulau ini mengisolasi dirinya dari peradaban dunia selama berabad-abad. Jika kamu penggemar film fiksi ilmiah yang menceritakan tentang penduduk pulau yang menyerang pendatang, maka kamu pasti tertarik dengan cerita dari pulau ini.

North Sentinel Island yang terletak di India, tepatnya di Teluk Benggala, India dan termasuk dalam gugusan kepulauan Andaman. Luas pulau yangt termasuk dalam gugusan kepulauan Andaman ini tak lebih besar dari kota Manhattan. Namun keberadaan penduduk asli di pulau ini menjadi perhatian banyak antropolog dunia. Ini karena suku Sentinel, demikian mereka disebut merupakan suku terasing yang menolak segala pengaruh dari luar. Bahkan hingga kini belum ada orang yang berhasil mengabadikan dan mempelajari kehidupan mereka. 

North Sentinel Island juga merupakan salah satu pulau berbahaya di dunia. Sebab, pulau yang terletak tak jauh dari kota Sabang ini memiliki penduduk yang siap menyerang siapapun yang memasuki wilayah mereka. Penduduk pulau ini akan menembakkan anak panah dan tombak kepada siapapun yang mencoba memasuki daerah mereka.

Gaya Rambut Unik Ala Suku Amasunzu Ini Bakal Bikin Kamu Jatuh Cinta


Penampakan penduduk pulau Sentinel Utara yang akan  menembaki siapa saja yang mencoba masukke wilayah mereka

penampakan suku sentinel yang akan menyerang siapa saja yang berusaha mendekat ke prairanmereka
Penampakan penduduk pulau Sentinel Utara yang mencoba menembak helikopter dengan anak panah via Dailymail

Melansir dari Dailymail, Pada tahun 1967, pemerintah India mencoba melakukan kontak dan mendokumentasikan kegiatan suku ini. Penelitian ini dipimpin oleh seorang antropolog bernama T. N. Pandit. Rombongan peneliti tersebut meninggalkan sejumlah hadiah seperti buah-buahan, babi, kelapa dan peralatan lain lalu meninggalkan isyarat untuk mereka. Namun upaya yang dilakukan oleh rombongan peneliti ini harus menelan kekecewaan karena sambutan yang takramah dari suku ini. Begitu berbahayanya suku Sentinel, sehingga pemerintah India melarang siapapun memasuki kawasan pulau pulau ini dalam jarak 3 mil. 

Menurut Wikipedia, saat pulau ini diterpa bencana tsunami pada 2004 lalu, helikopter yang datang dengan sejumlah bala bantuan juga diserang dengan anak panah dan tombak ketika mencoba menjatuhkan bantuan. Berita tentang suku ini mulai menyebar ketika dua orang nelayan terbunuh ketika sedang menangkap ikan secara ilegal dan terdampar di pulau ini. Bahkan helikopter yang ingin membawa kembali jenazah kedua nelayan itu harus menyerah dengan keganasan suku ini. Mereka memilih mundur karena suku ini menyerang helikopter dengan serbuan anak panah dan tombak. 

Penampakan pulau Sentinel Utara dari atas
Penampakan pulau Sentinel Utara dari atas ketinggian via Dailymail

Sejumlah antropolog menyebutkan bahwa tindakan agresif suku ini terhadap pendatang merupakan salah satu bentuk pertahanan diri mereka dari virus dan penyakit asing yang dibawa oleh pendatang. Bahkan ada yang menduga bahwa penduduk pulau Sentinel ini memiliki sistem keekebalan tubuh yang lemah karena tidak pernah berinteraksi dengan penduduk luar. Namun sekali lagi, belum ada catatan pasti tentang alasan mereka menyerang semua orang asing yang mencoba memasuki wilayah pulau ini.

Baca Juga
Ini Nih 7 Pulau Tak Berpenghuni yang Paling Cantik di Dunia, Layak Disebut Surga
5 Fakta tentang Suku Baduy yang Bakal Bikin Kamu Shock
The Wave, Tempat Menakjubkan Yang Jadi Incaran Fotografer Ini Ternyata Menyimpan Bahaya Loh



  • Tags
Or use your account on Blog

Error message here!

Hide Error message here!

Forgot your password?

Or register your new account on Blog

Error message here!

Error message here!

Hide Error message here!

Lost your password? Please enter your email address. You will receive a link to create a new password.

Error message here!

Back to log-in

Close