Kamis, 24 Mei 2018

9 Penemuan Arkeologi Terbesar Sepanjang Tahun 2017

  • Rosiana
  • 02/01/2018 16:44 WIB
9 Penemuan Arkeologi Terbesar Sepanjang Tahun 2017
EPIZONE.ID - Tahun 2017 memang sudah kewat, Namun sepanjang tahun yang dilewati banyak kejadian dan penemuan yang menggemparkan Tahun 2017 juga merupakan salah satu tahun terbaik dalam dunia sains. Berbagai penemuan yang berguna bagi bidang sains banyak bermunculan. Tak hanya dari dunia sains aja, melansir dari Live Science, berikut ada 10 penemuan arkeologis ini juga menggemparkan dunia ilmu pengetahuan loh. Apa aja? Yuk tengok

1. Gerbang misterius di Arab Saudi

Penemuan arkeologi terbesar sepanjang tahun 2017, gerbang batu misterius di Arab Saudi


Para peneliti menemukan 400 struktur bebatuan yang menyerupai gerbang di Arab Saudi. Disebut gerbang, karena struktur batu misterius ini menyerupai gerbang lapangan. Salah satu struktur batuan yang terbesar memiliki panjang sekitar 518 meter. Beberapa gerbang ditmukan di sisi kubah lava.Terletak di sebelah Barat bagian tengah negara tersebut, tepatnya di daerah Harrat Khaybar. Sontak penemuan tersebut mengundang tanya Setelah berita penemuan struktur tersebut, pemerintah mengundang para peneliti dan arkeolog ke situs penemuan tersebut. 

2. Piramida Putri Mesir

Penemuan arkeologi terbesar sepanjang tahun 2017, piramida untuk putri di Mesir


Di tahun 2017,para peneliti mennemukan sebuah piramida yang dibuat khusus untuk seorang putri. Seperti kita tahu, banyak piramida di Mesir yang dibangun khusus untuk para Firaun yang mayoritas adalah laki-laki. Piramida tersebut diduga kuat dibangun lebih dari 3.800 tahun yang lalu untuk menghormati Firaun Ameny Qemau.

Uniknya piramida ini merupakan piramida kedua yang ditemukan dan dinamai dengan nama Firaun Ameny Qemau. Sebuah kotak kayu di ruang pemakaman di dalam piramida memuat nama anak perempuan sang Firaun yang bernama Hatshepset, yang meiliki nama yang sama dengan Firaun wanita terkenal di Mesir. 

Para peneliti menduga bahwa salah satu pendahulu Firaun Ameny Qemau yang membangun piramida ini. Ameny Qemau kemudian mengambil alih piramida ini, menamainya dengan namanya sendiri, dan menggunakannya untuk mengubur anak perempuannya. 

Benarkah Piramida Dibangun Oleh Alien? Simak 10 Keajaiban Piramida Agung Giza Yang Belum Terungkap, Salah Satunya Mencengangkan

3. Tulang belulang Homo Sapiens tertua

Penemuan arkeologi terbesar sepanjang tahun 2017, penemuan homo sapiens tertua

Homo sapiens merupakan jenis manusia purba yang merupakan cikal bakal dari manusia modern saat ini. Di tahun 2017 ditemukan tulang belulang Homo sapiens tertua yang diduga berusia 300 ribu tahun lalu. Tulang belulang ini ditemukan di sebuah gua di Maroko,yang terdiri dari tiga orang dewasa, seorang remaja dan satu orang anak.

Penemuan ini penting ini karena menunjukkan peradaban awal munculnya Homo sapiens. Selain itu penemuan arkeologi ini juga menunjukkan kemungkinan bahwa spesies ini muncul di seluruh daratan benua Afrika, bukan hanya dari Afrika Timur seperti yang diyakini banyak orang. Para ilmuwan juga mengatakan bahwa tulang belulang yang ditemukan tersebut tampak mirip dengan struktur manusia modern. 

4. Liontin jantung manusia

Penemuan arkeologi terbesar sepanjang tahun 2017, liontin jantung manusia


Banyak cara untuk menunjukkan tanda cita dan kasih sayang, mulai dari memberikan barang-barang berharga hingga rela mati demi yang dicinta. Namun belum ada yang mengalahkan tanda cinta dari seorang wanita bernama Louise de Quengo. Ia meninggal dan dikubur bersama dengan sebuah liontin yang berisi jantung dari suaminya, Toussaint de Perrien. Suaminya merupakan seorang pelindung sebuah ordo religius di Brittany, Perancis. 

Louis de Quengo meninggal pada tahun 1656 di usia 65 tahun, sedangkan suaminya meninggal tujuh tahun sebelumnya. Ia kemudian memutuskan untuk mengambil jantung dari jasad sang suami dan menyimpannya dalam sebuah wadah tertutup. Wadah tersebut kemudian ditempatkan tepat diatas peti mati Quengo dan dikuburkan bersamaan dengan jasadnya.

Ia dimakamkan di sebuah biara di kota Rennes, Perancis, sedangkan suaminya dikuburkan sejauh 201 kilometer dari tempat tersebut. Arkeolog menemukan bahwa jantung sang istri juga telah diambil dari tubuhnya, Namun hingga saat ini belum ditemukan dimana jantung tersebut berada. Sejumlah peneliti berasumsi bahwa jantung Quengo berada di dalam peti mati suaminya.

5. Permata berukir

Penemuan arkeologi terbesar sepanjang tahun 2017, batu permata berukir dari Yunanai


Penemuan lain yang mencengangkan sepanjang tahun 2017 adalah baru permata berukir berusia 3.500 tahun. Batu permata yang diyakini berasal dari jaman kejayaan Yunani tersebut memiliki ukiran yang sangat indah. Ditemukan di makam salah satu pejuang Yunani, batu permata yang menyajikan gambaran sebuah perempuran tersebut membutuhkan waktu sekitar setahun lamanya untuk dibersihkan. 

Setelah dibersihkan banyak orang yang merasa kagum ketika melihat ukiran yang dibuat secara detail tersebut. Pasalnya ukuran batu ini hanya sekitar 3,5 sentimeter. Dengan ukuran yang sangat kecil tersebut, praktis membuat berbagai pertanyaan hinggap di kepala. Ini karena sang pembuat mampu menggambarkan detail pertempuran tersebut dengan sangat kompleks. Pengaplikasian ukiran dalam benda berukuran kecil menjadi salah satu hal yang susah, mengingat perlatan di jaman tersebut yang belum terlalu modern. Namun hal ini tampaknya tak menjadi halangan bagi pembuat dan pengukir batu ini.

Yang menarik adalah representasi tubuh manusia dan detail otot yang sangat detail pada ukiran batu tersebut. Sang pembuat mampu menggambarkan detil ukiran dengan sangat jelas. Bahan otot dan detail badan pun mampu ditunjukkan denan sangat menakjubkan. Anehnya, detail ukiran ini tidak ditemukan lagi pada karya seni Yunani hingga seribu tahun kemudian. Menurut beberapa ahli, pembuatan ukiran yang sangat detail tersebut membutuhkan kaca pembesar bahkan mungkin mikroskop untuk menampilkan detail tubuh dan guratan wajah manusia. 

Tragis!! 10 Orang Jenius Ini Terbunuh Oleh Penemuannya Sendiri

6. Prasasti perjanjian pranikah tertua

Penemuan arkeologi terbesar sepanjang tahun 2017, prasasti perjanjian pranikah tertua


Perjanjian pranikah ternyata tak hanya dilakukan oleh pasangan suami-istri di jaman ini. Pada jaman Turki kuno praktek membuat perjanjian sebelum menikah ternyata sudah terjadi. Ini dibuktikan dengan ditemukannya tablet atau prasasti yang memuat perjanjian pranikah seorang suami dan istri. 

Tablet ini ditulis dalam bahasa Assyria kuno yang memuat berbagai perjanjian antara seroang suami bernama Laqipum dan istrinya yang bernama Hatala. Dalam perjanjian tersebut tertulis dala masa pernikanan mereka sang suami tidak diperkenankan untuk menikahi perempuan lain. Dan jika dalam rentang waktu dua tahun mereka belum dikaruniai seorang anak, maka sang istri diperbolehkan untuk membeli seorang budak untuk menggantikan dirinya melahirkan seorang anak. 

Praktek ibu pengganti ini ternyata sudah lama terjadi dan bukan hal baru di jaman tersebut. Tak hanya itu, tablet perjanjian ini juga menyebutkan pasal percerian. Jika sang suami yang menceraikan istrinya, maka ia harus membayar lima mina (ukuran berat pada jaman tersebut) perak kepada sang istri begitu juga sebaliknya.

7. Bukti tertua pembuatan anggur

Penemuan arkeologi terbesar sepanjang tahun 2017, bukti tertua pembuatan anggur


Anggur fermentasi ternyata sudah ditemukan jauh pada awal peradaban manusia, tepatnya sejak 8000 tahun yang lalu. Ini dibuktikan dengan ditemukannya sebuah beragam pecahan guci yang digunakan untuk membuat anggur fermentasi di dua situs di wilayah negara Georgia. Para peneliti kemudian melakukan analisis kimia dari delapan pecahan guci yang ditemukan dan menemukan bahwa menemukan bahwa benda-benda tersebut mengandung asam tartarat, senyawa anggur dan anggur.

Sebelumnya, bukti pembuatan anggur tertua ada di Iran dengan sekitar 7000 tahun yang lalu. Penemuan ini mengindikasikan bahwa manusia mulai membuat fermentasi anggur sesaat setelah tembikar ditemukan. 

7 Penemuan Benda Bersejarah Ini Jadi Bukti Bahwa Dunia Masih Punya Banyak Misteri

8. Pengetahuan medis manusia Neanderthal

Penemuan arkeologi terbesar sepanjang tahun 2017, pengetahuan  medis manusia Neanderthal


Manusia Neanderthal merupakan salah satu spesies manusia purba yang hidup sekitar 120.000 hingga 35.000 tahun yang lalu. Analisis DNA dari tulang rahang dan gigi, mengungkapkan bahwa spesies manusia ini memiliki pengetahuan medis yang cukup baik, bahkan telah menggunakan antibiotik. 

Salah satu manusia Neanderthal bahkan mengalami abses gigi (infeksi gigi yang sangat menyakitkan) dan terkena parasit usus penyebab diare, dan mengobatinya dengan mengonsumsi sejumlah jamur sebagai antibiotik herbal. Manusia neanderthal ini ternyata juga mengonsumsi poplar, ramuan yang digunakan sebagai salah satu pengganti aspirin. 

9. Bukti tertua perhitungan trigonometri

Penemuan arkeologi terbesar sepanjang tahun 2017, tablet trigonometri dari Babilonia

Penemuan sebuah tablet berusia 3700 tahun menggemparkan dunia pendidikan. Tablet yang dipercaya berasal dari jaman Babilonia ini berisi tentang persamaan trigonometri. Penemuan ini sekaligus membantah teori bahwa trigonometri ditemukan pada jaman Yunani kuno. Para peneliti bahkan terkesan dengan pendekatan dan penggunaan tablet ini yang begitu mudah dan sederhana.

Mungkin dalam beberapa tahun ke depan, para guu matematika akan mempertimbangkan pengajaran trigonometri dengan cara ini daripada cara yang sudah kita kenal sebelumnya. Menurut peneliti, trigonometri dalam jaman Babilonia kemungkinan besar digunakan untuk perhitungan matematis dalam membangun istana dan bangunan-bangunan serupa piramida (yang dinamakan ziggurats). 

Baca Juga
Sudan, Surga Piramida yang Terlupakan
Masih Pentingkah Belajar Sejarah Saat Ini?
Belajar Sejarah yang Asyik dan Menyenangkan, Emang Bisa?

  • Tags
Or use your account on Blog

Error message here!

Hide Error message here!

Forgot your password?

Or register your new account on Blog

Error message here!

Error message here!

Hide Error message here!

Lost your password? Please enter your email address. You will receive a link to create a new password.

Error message here!

Back to log-in

Close