Minggu, 16 Desember 2018

Masih Ingat Dengan 6 Sosial Media Ini? Gimana Ya Kabarnya Sekarang?

  • Rosiana
  • 03/01/2018 15:24 WIB
Masih Ingat Dengan 6 Sosial Media Ini? Gimana Ya Kabarnya Sekarang?
EPIZONE.ID - Munculnya berbagai macam sosial media baru kini menghapus peran sosial media lama yang sudah bertahan dan menemani banyak orang selama bertahun-tahun. Seperti kita tahu industri sosial media terbilang sangat fluktuatif dan berputar sangat cepat. Dalam beberapa tahun saja, sosial media yang sebelumnya digandrungi banyak orang mulai ditinggalkan ketika ada pemain baru. 

Contohnya saja MySpace dan Friendster, sosial media yang populer sebelum keberadaan Facebook. Kedua platform ini mencuri perhatian banyak orang dan menjadi salah satu idola ketika itu. Namun saat Facebook mulai diluncurkan, MySpace dan Friendster langsung hilang digantikan dengan sosial media lain yang menawarkan fitur baru yang lebih mumpuni. Sama dengan fenomena tersebut, berikut 5 sosial media yang dulu masih digunakan namun kini mulai sepi peminat dan bahkan mati, seperti:

1. Path

Path, platform sosial media yang dulu digandrungi namun kini sepi peminat
Path via Nowtes

Sosial media satu ini dulunya digemari banyak anak muda di Indonesia di tahun 2012 hingga 2014. Kini setelah Instagram mulai digemari, Path mulai ditinggalkan. Hingga kini sebenarnya masih banyak pengguna Path di Indonesia meski tak seaktif dulu.Kunggulan sosial media ini dulunya adalah keterbatasan teman yang bisa ditambpung oleh setiap akun yang hanya 50 orang. Jadi bagi penggemar yang ingin memiliki privasi lebih dalam bersosial media, Path merupakan salah satu platform yang tepat. 

Namun belakangan, batas teman Path diperbanyak menjadi 150 orang dan akhirnya menjadi tak terbatas. Sosial media ini mula ditinggalkan sejak Path ketahuan mencuri dan menyimpan kontak pengguna secara diam-diam. Bahkan ada kasus dimana Path menyimpan kontak pengguna yang berusia di bawah umur. Akibat kejadian ini, Path pun didenda dan mengalami penurunan pengguna. Hingga kini, pengguna aktif Path di seluruh dunia hanya tersisa 5 juta orang saja. 

2. Google+

Google+, platform sosial media yang dulu digandrungi namun kini sepi peminat
Google+ via Mashable

Sosial media besutan raksasa internet ini kurang diminati oleh warganet. Sejak dirilis pada  2011 lalu, Google+ kurang mendapat atensi dari pengguna. Pada awalnya banyak yang mengira jika Google+ akan menjadi saingan berat Facebook, karena ada sekitar satu milyar akun yang mendaftar. Ini karena mayoritas pengguna Gmail "terpaksa" membuat akun di Google+.

Namun sayang strategi ini sepertinya gagal karena menurut laporan dari Stone Temple Consulting, pengguna Google+ hanya sekitar 100 juta orang saja. Jumlah ini jelas jauh dari angka pengguna Facebook. Dan hingga kini hanya ada 35 juta pengguna yang masih aktif membagikan konten ke sosial media ini.

3. MySpace

MySpace, platform sosial media yang dulu digandrungi namun kini sepi peminat
MySpace via Business Insider

Di awal munculnya sosial media ini, MySpace merupakan platform media sosial terbesar di dunia maya. Namun sejak kemunculan Facebook, MySpace kehilangan banyak pengguna yang ramai hijrah ke platform besutan Zuckerberg ini. Diluncurkan pada tahu 2003, MySpace menjadi saingan terberat Friendster dalam mendapatkan perhatian warganet.

Sosial media ini menarik perhatian banyakpengguna karena keunikannya yang mampu memodifikasi profiul sesuai dengan karakter pengguna. Pengguna bisa mengubah latar belakang profil dengan berbagai gambar dan gambar bergerak sampai menambahka suara latar belakang. Hingga kini MySpace masih beroperasi, namun khusus hanya untuk pengguna yang tersegmentasi. Pengguna aktif bulanannya hanya sekitar 15 juta orang saja. 

4. Vine

Vine, platform sosial media yang dulu digandrungi namun kini sepi peminat
Vine via The Verge

Vine merupakan media sosial yang terkenal akan fitur video 6 detiknya. Platform ini banyak digunakan dan digemari oleh kalangan anak muda. Kemunculan platform ini mengubah cara pengguna dalam menggunakan sosial media. Jika walnya sosial media banyak hanya berbasis teks dan gambar semata, maka Vine mengubah kebiasaan orang mengunggah keseharian mereka dengan cara yang unik. Lewat fitur video 6 detiknya, pengguna "dipaksa" untuk mengeluarkan sisi kreatifnya agar unggahan mereka menjadi semakin menarik dengan cara yang kreatif. 

Di masa jayanya, Vine mampu meraup 200 juta pengguna aktif setiap bulan. Bahkan banyak bintang besar lahir melalui platform ini. kini Vine merupakan salah satu sosial media yang mulai ditinggalkan. Bahkan Twitter, selaku perusahaan yang mengakuisisi Vine mengumumkan akan menonaktifkan sosial media. 

Kini banyak bintang yang lahir lewat Vine mulai menemukan platform lain sebagai tempat mencurahkan karya-karya mereka. Sebut saja Logan Paul yang kini telah beralih ke Youtube dan menyiarkan konten buatannya ke lebih dari 14 juta pengguna. Meski akan dinonaktifkan, namun kenangan dan unggahan yang pernah diposting di sosial media ini masih bisa dinikmati sebagai kompilasi video di Youtube.

5. AOL Instant Messenger (AIM)

AIM, platform sosial media yang dulu digandrungi namun kini sepi peminat
AIM via The Verge

Siapapun yang pernah menggunakan layanan ini pasti merasa sedikit kecewa ketika AOL mengumumkan bahwa layanan pesan instan AIM akan dihentikan. AIM mulai diperkenalkan pada tahun 1997, dimana platform ini merupakan layanan chatting attau pesan instan yang bisa diakses oleh semua orang. AIM merupakan salah satu platform terlama yang bertahan. Ini karena AIM mampu bertahan selama hampir 20 tahu dalam persaingan sosial media. 

Namun aplikasi ini hanya bertahan tak lebih dari 20 tahun (yang merupakan salah satu pencapaian besar hingga kini). Pada 15 Desember lalu, AIM resmi ditutup. Bagi sebagian pengguna, AIM merupakan salah satu "leluhur" fitur media sosial di era awal penggunaan internet dunia. Fitur Away Message-nya bahkan menjadi inspirasi bagi Twitter dan inspirasi fitur update status bagi sosial media di era ini. AIM mulai kehilangan pamor setelah SMS, pesan singkat, Facebook dan berbagai layanan pesan lainnya mulai bermunculan. 

6. Friendster

Friendster, sosial media yang dulu digandrungi namun sekarang ditinggalkan penggunanya
Friendster via GeneersNow

Jangan ngaku gaul kalau belum mnerasakan asyiknya bermain Friendster. Yap sosial media yang tren di tahun 2000-an ini menjadi salah satu pesaing MySpace sebelum kemunculan beragam sosial media lain seperti Facebook dam Twitter. Salah satu layanan yang sangat digandrungi adalah tampilan halaman profil yang dapat dibuat sesuai dengan karakter pengguna.

Di jaman itu, banyak pengguna yang punya lebih dari satu akun Friendster. Hal ini karena Frindster tiak mengharuskan penggunanya untuk menyinkronkan akun email mereka. Namun sayang, sosial media ini mulai ditinggalkan ketika demam Facebook melanda dunia pada waktu itu. Satu persatu pengguna yang dulu aktif di Frindster mulai beralih pada Facebook dan kemudian Twitter.

Setelah kurang diminati, Friendster mengubah strategi maketingnya untuk menggaet para pengguna game online. Namun sayang, strategi ini agaknya kurang berhasil. Dan kini Friendster menghentikan layanan dalam waktu yang tidak ditentukan. WAh miris banget ya? Ada yang pernah alay disini dulu??


Dari 6 aplikasi sosial media diatas, mana yang paling berkesan di hatimu?

Baca Juga
Agar Lebih Bijak Bersosial Media, Ketahui dan Kenali Sisi Gelapnya
Meski Terkenal, Namun Sederet Selebritis Ini Tak Mau Gunakan Sosial Media, Siapa Saja Mereka?
Hati-hati! 9 Hal Ini Jangan Sampai Kamu Lakukan di Media Sosial

  • Tags
Or use your account on Blog

Error message here!

Hide Error message here!

Forgot your password?

Or register your new account on Blog

Error message here!

Error message here!

Hide Error message here!

Lost your password? Please enter your email address. You will receive a link to create a new password.

Error message here!

Back to log-in

Close