Sabtu, 18 Agustus 2018

TYAGA, Sebuah Persembahan Pertama dari Rasvan Aoki

  • Rosiana
  • 23/02/2018 14:47 WIB
TYAGA, Sebuah Persembahan Pertama dari Rasvan Aoki
EPIZONE.ID - Rasvan Aoki, duet lovers rock / reggae fusion dari kota Surabaya meluncurkan debut albumnya yang berjudul Tyagapada 23 Februari 2018 ini. Grup yang terbentuk di tahun 2012 ini merilis debut album dengan nama unik Tyaga. Pemilihan kata “Tyaga” sendiri berhubungan dengan tema yang diangkat oleh dua personel dari Rasvan Aoki, Rasvan Daus (Vokal, gitar dan perkusi) dan Aoki Chan (Vokal) tentang ketulusan dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Kata “Tyaga” sendiri berasal dari sebuah satu kata di perbendaharaan Bahasa Sansekerta Kuno yang berarti : “melakukan perbuatan tulus, tanpa melihat hasil akhir.”.

Album Tyaga adalah sebuah kerja keras dan penuh kolaborasi dari Rasvan Aoki yang dirintis sejak 2013. Sepanjang waktu tersebut Rasvan dan Aoki menggubah banyak lagu yang akhirnya setelah melalui proses seleksi dan urun rembug terpilih delapan lagu yang dimasukan dalam debut album ini. Proses yang cukup lama diwarnai oleh banyak kendala antara lain, keterlibatan Rasvan dan Aoki di beberapa proyek music dan seni di luar Rasvan Aoki.

Proses rekaman dari kedelapan lagu ini bukannya menjadi komunikasi satu arah antara Rasvan Aoki dengan musisi pendukungnya. Adanya satu hubungan dua arah, dilakukan agar musisi pendukung juga ikut member dan menerima warna dalam semua musik yang diciptakan oleh Rasvan Aoki. Dapat dikatakan proses rekaman Tyaga adalah sebuah proses rekaman musik yang demokratis sehingga para musisi pendukung juga cukup nyaman dalam membawakan lagu-lagu Rasvan Aoki, baik di studio maupun saat tampil live.

Delapan lagu dalam Tyaga banyak terinspirasi dari kehidupan sehari-hari Rasvan Aoki. Inspirasi yang Rasvan dan Aoki dapatkan berasal dari permasalahan hidup mereka berdua, teman-teman sesame musisi indie, keluarga, teman kerja, teman-teman komunitas hingga warung kopi dan orang asing yang mereka temui di jalan.

Tyaga, Album debut Risvan Aoki

Baca Juga : "Transisi" Sebuah Kegilaan, Album Keempat Persembahan Dari Ligro

Lagu Rindu menjadi lagu pembuka di album ini, sekaligus menjadi single pertama Rasvan Aoki yang dirilis resmi secara digital pada 28 Juli 2017. Lagu ini dan video klipnya menjadi pembuka jalan Rasvan Aoki untuk memperkenalkan jati diri dan music mereka ke khalayak yang lebih luas. Video pendukung lagu ini diproduseri oleh Rasvan Aoki sendiri dan pengambilan gambarnya dilakukan di Surabaya serta Thailand.

Setelah merilis lagu kedua mereka yang berjudul "when you're sleep", Rasvan Aoki merilis lagu ketiga mereka "untamed heart" bersama dengan full album 23 Februari 2018 ini. Lagu ini memiliki cerita yang unik, karena sebelumnya berbahasa Indonesia. Aoki berhasil mengubah beat dan getarannya dengan menceritakan kisah cinta yang menyedihkan dalam bahasa Inggris, lalu Rasvan setuju untuk membuat ulang musiknya sampai akhir, dan mereka merekamnya hanya dalam beberapa jam, sedikit berakhir sebagai lagu favorit Aoki di album ini.

Tema-tema tentang keseharian dan jati diri manusia menjadi latar dari lagu-lagu dalam Tyaga. Rasa Itu yang menampilkan toasting brilian dari Mas Mus, mengetengahkan adanya obsesi dan ambisi yang selalu menjadi dorongan bagi manusia untuk mencapai sesuatu bahkan sampai tak berpikir panjang untuk menggapainya. Irama up beat dalam Promise cukup kuat dalam menyampaikan pesan tentang kesetiaan seseorang dalam mengucap janji. Sentuhan  jazz reggae dalam gusar dengan iringan brass section mampu membuat pendengar merasakan syair tentang kegusaran dalam lagu Gusar.

Baca Juga : Menyusuri Sudut Kota Jakarta Bersama Lantun Orchestra

Tema keseharian berlanjut dalam Coffee Story, memaparkan pentingnya arti kopi dalam kehidupan manusia, dimana minuman kopi menjadi teman mengisi waktu di pagi hari bagi banyak manusia di Indonesia, mulai dari tukang becak hingga presiden. Lagu balada When You’re Sleep memiliki kans untuk menjadi favorit para fans, terlebih dengan aransemen melankolis dari biola dan cello yang mengiringi suara Aoki ikut member kesan yang kuat tentang tema kesetiaan dalam lagu ini. Call Me Blue menjadi lagu terakhir sekaligus menjadi lagu dengan komposisi paling rumit dari album Tyaga. Berkisah mengenai chemistry antar dua manusia yang sering jauh lebih kuat daripada sekedar perasaan “cinta”, lagu ini menampilkan gitar solo ekspresif Rasvan yang berpadu apik dengan aransemen odd-time signature dari seksi alat tiup.

Album Tyaga adalah buah totalitas Rasvan dan Aoki dalam menciptakan sebuah karya musik yang tulus. Kemampuan Aoki Chan menyanyikan lirik-lirik lagu dalam Tyaga dengan lembut tanpa harus membawakan secara hiperbolis dan berteriak, namun mampu mengangkat atmosfir emosional yang kuat bagi pendengarnya. Permainan gitar dan racikan komposisi Rasvan menjadikan album Tyaga sebagai satu alternatif karya music baru di skena musik indie Surabaya yang telah menggeliat beberapa tahun belakangan.

Album Tyaga akan diluncurkan secara digital pada 23 Februari 2018 ini. Sedangkan peluncuran fisik akan terealisasi dalam beberapa minggu ke depan. Semua artwork tampilan digital maupun fisik dari album Tyaga, didesain oleh kolaborator kreatif Rasvan Aoki, Ipung Kurniawan (Nalta 097) dalam tampilan yang spiritualistic dan inspiratif. Adalah Ipung yang juga mengusulkan kata Sansekerta “Tyaga” sebagai judul album debut dari Rasvan Aoki ini.

Sumber : Rilis Demajors

Baca Juga
Musik Ceria Persembahan NonaRia
Fussion Stuff, Taman Bermain Nyanyian Surgawi
Kado Spesial Valentine dari HMGNC



  • Tags
Or use your account on Blog

Error message here!

Hide Error message here!

Forgot your password?

Or register your new account on Blog

Error message here!

Error message here!

Hide Error message here!

Lost your password? Please enter your email address. You will receive a link to create a new password.

Error message here!

Back to log-in

Close