Sabtu, 26 Mei 2018

Kisah Monowi, Kota Terkecil dan Hanya Dihuni Oleh Satu Orang

  • Rosiana
  • 26/02/2018 10:43 WIB
Kisah Monowi, Kota Terkecil dan Hanya Dihuni Oleh Satu Orang
EPIZONE.ID - Berapa jarak rumahmu dari tetangga terdekat? Pernah ngebayangin tinggalsendiri tanpa tetangga? Pasti susah dong ya. Kita nggak bisa minta bantuan kalau perlu apa-apa. Bahkan kita akan merasa kesepian dan sendiri karena nggak ada yang bisa diajak komunikasi. Namun semua hal tersebut nggak berlaku untuk Elsie Eiler. Wanita berusia 84 tahun ini tinggal sendiri di kota yang hanya memiliki penduduk satu orang.

Kota yang dikenal dengan nama Monowi tersebut viral karena tercatat hanya memiliki satu orang penduduk. Elsie yang merupakan penduduk terakhir di kota tersebut juga merangkap sebagai walikota. Elsie bukan hanya warga dan walikota, namun ia merangkap sebagai sekretaris, pegawai balaikota, hingga penjaga bar dan restoran di kota tersebut.

Setiap tahunn ia selalu membuat pengumuman jika ada pemilihan walikota di Monowi. Ia mencalonkan dan memilih dirinya sendiri. Hal ini dilakukan agar ia tetap mendapatkan anggaran dari pemerintah. Salah satu caranya adalah dengan mengadakan pemilihan dan membuat rencana anggaran kota. 

Elsie, satu-satunya penduduk di Monowi
Elsie Eiler, satu-satunya penduduk di Monowi

Melansir dari Tribun Travel, Undang-undang Federal juga mengharuskan dirinya untuk menjalankan perekonomian kota dan membayar pajak. Hal ini bertujuan untuk mempertahankan status Monowi sebagai kota dan mencegahnya menjadi kota hantu. Agar status kota Monowi tetap terjaga, Elsie harus mengumpulkan pajak sebesar 500 dolar per tahun agar pasokan listrik dan air bersih tetap beroperasi di kota itu. 

Uang pajak yang disetorkan ke pemerintah berasal dari koantong Elsie sendiri. Ia menjalankan sebuah pub dan restoran di Monowi. Setiap dokumen dan ijin yang datang tentang penggunaan alkohol selalu ia tangani, tandatangani, dan ia serahkan kepada dirinya sendiri selaku pemilik pub. Elsie juga mencatat daftar tempat tinggal yang kosong sebagai antisipasi jika ada yang ingin pindah ke tempat tersebut. 

Ketika ditanya mengapa ia masih bertahan ia selalu menjawab

"Saya dibesarkan dan terbiasa berada disini," kata Elsie. 

kota dengan populasi terkecil di dunia

Baca Juga : Fakta Menarik Dibalik Naypyidaw, Ibukota Myanmar yang Terlantar

Anak dan cucu Elsie sering mengjaknya untuk tinggal dengan mereka. Namun meski ia hanya hidup sendiri di kota ini, ia merasa bahwa kenangan kota Monowi tak bisa dihilangkan begitu saja. Alasan inilah yang juga  membuatnya terus mempertahankan eksistensi Monowi meski hanya ia satu-satunya penduduk yang tersisa di kota tersebut. Monowi yang terletak di negara bagian Nebraska, Amerika Serikat tersebut awalnya merupakan sebuah desa petani denganpopulasi 150 orang. Di koyta tersbeut bahkan terapat beberapa bangunan publik seperti gereja, gedung balaikota, pemakaman, hingga penjara. Para penduduk kota tersebut menggantungkan hidupnya dari hasil panen. 

Hingga pada tahun 1950-an populasi kota Monowi mulai berkurang. Ini karena hasil panen yang tidak mencukupi dan efek ekonomi dari perang dunia II yang memaksa para penduduk mencari mata pencaharian lain. Pemakaman terakhir yang diadakan di Monowi adalah pada tahun 1960 ketika ayah Elsie meninggal dunia. Kemudian kantor pos, 3 toko kelontong berhenti beroperasi sekitar tahun 1967 hingga 1970. Dan pada tahun 1974 satu-satunya sekolah di Monowi juga ditutup. 

Satu per satu penduduk Monowi mulai meninggalkan kota ini hingga akhirnya pada tahun 1980 tersisa Elsie dan suaminya Rudy. Sepasang suami istri ini menjalankan bisnis pub dan mengurus kota, hingga pada akhirnya Elsie harus hidup sendiri di Monowi setelah kepergian suaminya pada tahun 2004. 

kota dengan populasi terkecil di dunia, Monowi

Selain rumahnya dan pub terdapat sebuah bangunan yang dijadikan perpustakan umum. Siapa saja boleh datang dan mengunjungi perpustakan ini. Perpustakaan yang dinamai Rudy's Library ini merupakan koleksi buku-buku Rudy semasa ia hidup dan berisi lebih dari 5.000 buku dan majalah. Kini Elsie dan anak-anaknya membangun sebuah bangunan untuk menyimpan koleksi buku Rudy. Kunci perpustakaan ini diletakkan di pub Elsie sehingga setiap orang yang ingin membaca bisa langsung mengambilnya. 

Meski hanya tersisa dirinya seorang di kota tersebut, namun ia tidak merasa kesepian. Pub yang ia kelola selalu ramai didatangi pelanggan yang tinggal 30-48 kilometer dari Monowi. Bahkan tak jarang tamunya berasal dari Lincoln dan Omaha yang berjarak 300 kilomter dari Monowi. Mereka sekedar datang dan berkunjung hanya untuk "menjenguk" Elsie. Sejak kota ini viral, Monowi selalu ramai didatangi beragam jenis turis yang penasaran dengan kota ini.

Baca Juga
Lebih Panas dari Jakarta, Inilah Daftar 10 Kota Terpanas di Dunia
Inilah 10 Kota Paling Populer di Instagram pada Tahun 2017
Inilah 10 Kota Paling Ramah Bagi Para Pejalan Kaki

  • Tags
Or use your account on Blog

Error message here!

Hide Error message here!

Forgot your password?

Or register your new account on Blog

Error message here!

Error message here!

Hide Error message here!

Lost your password? Please enter your email address. You will receive a link to create a new password.

Error message here!

Back to log-in

Close