Rabu, 19 Desember 2018

Ini Dia Kisah Dibalik Populernya Mangkuk Ayam Jago, Ternyata Favorit Kaisar

  • Rosiana
  • 03/04/2018 14:06 WIB
Ini Dia Kisah Dibalik Populernya Mangkuk Ayam Jago, Ternyata  Favorit Kaisar
EPIZONE.ID - Siapa sangka ternyata mangkuk bergambar ayam jago yang sering kita temui di warung-warung bakso dan mie ayam ternyata punya sejarah yang panjang. Popularitas mangkuk ayam ini pun ternyata bertahan dari generasi ke generasi. Jika pada dekade 70 dan 80 an mangkuk ini menjadi favorit di warung-warung, maka di jaman ini pun, mangkuk bermotif ayam jago sudah menjadi salah satu tren yang digandrungi.

Alasannya apa lagi jika bukan karena ingin bernostalgia dengan kenangan lama. Mangkuk ayam yang begitu tersohor ini bahkan sudah sering diduplikasi dan dibuat tiruannya. Bahkan beebrapa produsen alat makan dan minum banyak yang mulai menggunakan gambar ayam legendaris ini. 

Oleh karena banyak yang menduplikasi, pihak produsen dan pemilik sah (PT Lucky Indah Keramik) dari gambar ayam jago ini pun kemudian mengimbau kepada produsen lain untuk tidak menggunakan logo ayam jago mereka. Nah loh, jadi buat kamu yang ingin menggunakan logo ini, harus minta ijin dulu sama pemegang hak patennya.

Sejarah Panjang

Ternyata mangkok ayam jago ini punya sejarah yang lumayan panjang. Mangkuk ayam jago ini ternyata berasal dari Tiongkok. Di negara asalnya, mangkok ini nggak cuma tenar jadi alat makan sehari-hari kayak di Indonesia, namun juga menjadi salah satu properti yang menghiasi film-film karya Stephen Cow. Buat kamu yang gemar menonton film Tiongkok tahun 90-an, pasti kenal dengan salah satu aktor, produser, dan sutradara kawakan ini. Mangkok ayam jago ini ternyata juga sudah menjadi salah satu properti penting bagi film-film Stephen Chow. 

mangkuk ayam jago dil film-film Stephen Chow

Selain sebagai properti film, mangkuk ini juga terkenal karena menjadi salah satu barang seserahan dalam upacara pernikahan adat Tiongkok. Melansir dari laman National Geographic Indonesia, orang Kanton biasa menyebutnya dengan Jigongwan, sementara penduduk bagian utara Tiongkok menyebutnya dengan Gongjiwan, orang yang berdialek Minnan memanggilnya dengan Jijaowan.

Baca Juga : Yuk Nostalgia! Mobile Game Lawas Ini Pasti Pernah Jadi Favoritmu Dulu

Mangkuk ini pun memiliki sejarah panjang dimulai sejak jaman Dinasti Ming, tepatnya pada periode pemerintahan Kaisar Chenghua (1465-1487). Wow udah tua juga ya? Pada saat itu, Kaisar meemsan empat buah cawan bergambar ayam jago dan ayam betina pada pengrajin keramik khusus kekaisaran.

Keramik yang dipesan oleh kaisar itu dibuat dengan teknik doucai, dan dipesan khusus untuk ia beserta istrinya sebagai salah satu tanda cinta. Cawan tersebut kemudian dikenal dengan Jigangbei atau 'cawan ayam'.  terdiri dari gambar ayam jago, ayam betina, dan anak ayam yang memiliki makna kemakmuran, banyak anak, dan banyak rejeki.

Favorit Kaisar

Cawan bergambar ayam ini ternyata menjadi favorit kaisar-kaisar Tiongkok, diantaranya ada Kaisar Wanli (memerintah tahun 1572-1620) dan Kaisar Kangxi (memerintah tahun 1661-1722) dari Dinasti Qing. Bahkan saking sukanya, mereka berani mematok harga mahal untuk gambar ayam jago. Selain memuja, Kaisar Qian Long yang memerintah tahun 1735 hingga 1796 bahkan membuat puisi khusus yang menggambarkan rasa sukanya terhadap mangkuk ini pada tahun 1776. 

Mangkuk ayam jago ini mulai diproduksi secara masal dan mejadi favorit masyarakat di era Dinasti Qing. Mangkuk ini menjadi favorit sebab masyarakat kelas menengah ke bawah pada saat itu hanya ampu menggunakan mangkuk bergambar ayam. Sebab mangkuk bergambar naga, phoenix, dan motif-motif lainnya memiliki harga yang lebih mahal.

Baca Juga : Serem! Kafe Unik di Thailand Ini Mengusung Konsep Kematian

Pada abad selanjutnya, amngkuk ayam ini menjadi lambang kerja keras untuk mendapat kemakmuran bagi para petani Tiongkok. Hal ini terjadi mengingat peran ayam jago yang selalu membangunkan manusia di pagi hari.

Mendunia

Selain Tiongkok mangkuk ayam ini mulai merambah dunia pada abad ke 20. Awalnya mangkuk ini dibawa oleh para perantau dan menyebar ke beberapa negara di Asia Tenggara. Setelah itu, mangkuk ayam pun mulai banyak diproduksi masal di beberapa tempat menggunakan teknik gambar tangan hingga mesin produksi. 

Hingga saat ini,mangkuk ayam jago selalu menjadi pengingat bagi kita yang ingin mengenang saat-saat bernostalgia ketika menyantap makanan di warung. Selain krena nilai nostalgianya, mangkuk ini juga memiliki nilai filosofis yang melambangkan kerja keras dan kemakmuran pemiliknya.

Ilustrasi : Piah

Baca Juga
Inilah Es Krim Paling Berbahaya di Dunia, Berani Coba?
Tren Aneh di Vietnam, Ada Jasa Pernikahan Palsu Khusus Wanita
Bergaya Klasik, Album Debut Arctic Monkey Bakal Dibuat Versi Vinyl

  • Tags
Or use your account on Blog

Error message here!

Hide Error message here!

Forgot your password?

Or register your new account on Blog

Error message here!

Error message here!

Hide Error message here!

Lost your password? Please enter your email address. You will receive a link to create a new password.

Error message here!

Back to log-in

Close