Rabu, 26 September 2018

Bisakah Sidik Jari Orang yang Telah Meninggal Digunakan Untuk Membuka Kunci Smartphone?

  • Rosiana
  • 26/04/2018 13:26 WIB
Bisakah Sidik Jari Orang yang Telah Meninggal Digunakan Untuk Membuka Kunci Smartphone?
EPIZONE.ID - Kemajuan teknologi telah membawa banyak perubahan. Salah satunya dalam hal keamanan. Jika di jaman dulu kita harus menggunakan beragam kode untuk membuka kunci smartphone, maka kini kita hanya perlu menggunakan sidik jari saja atau fingerprint untuk membuka kunci layar.

Fitur ini sangat digemari oleh banyak produsen smartphone karena mampu menjaga keamanan data pengguna. Jika smartphone tak sengaja hilang atau dicuri, maka si pencuri atau penemu akan susah membuka kunci dan data kita bisa dipastikan aman. Namun pernahkah terpikir jika seseorang  telah meninggal apakah sidik jarinya masih bisa digunakan untuk membuka kunci smartphone?

Menurut Anil Jain, profesor Ilmu Komputer dan praktisi yang berpengalaman selama beberapa tahun dalam pengenalan sidik jari di Michigan State University, membuka kunci layar smartphone dengan sidik jari orang yang sudah meninggal merupakan sesuatu yang sangat sulit dilakukan. Ini karena sistem kunci dengan sidik jari yang digunakan pada sebagian besar smartphone saat ini bekerja dengan konduksi listrik, seperti dilansir dari Livescience.

Seperti kita tahu bahwa tubuh manusia juga mengandung energi listrik meski dalam skala yang sedikit. Ketika jari manusia menyentuh scanner maka tonjolan yang ada pada jari akan langsung menyentuh permukaan scanner. Kapasitor kecil yang terdapat pada scanner akan menyimpan muatan listrik yang berasal dari ujung tonjolan jari.

Bisakah sidik jari orang yang telah meninggal digunakanuntuk membuka kunci smsartphone?

Sensor pada scanner juga akan menggunakan pola yang terdapat pada ujung jari untuk membentuk gambaran yang lebih jelas. Namun jika seseorang telah meninggal, maka aliran listrik yang ada di dalam tubuh akan berhenti dan tidak dapat menyalurkan listrik ke mesin pemindai. 

Para ilmuwan juga belum bisa memastikan berapa lama pastinya waktu yang dibutuhkan ketika tubuh kehilangan fungsi sebagai konduktor listrik. Ditambah tidak semua pemindai sidik jari bekerja dengan skema ini. Pemindai atau scanner lama misalnya, masih menggunakan sensor optik yang mengukur perubahan cahaya antar jari untuk membentuk gambaran pola sidik jari yang jelas. Scanner jenis ini pastinya lebih mudah untuk dikelabuhi dengan menggunakan foto biasa. Sebaliknya scanner sidik jari terbaru mampu mengukur panas dan aliran listrik manusia dan lebih sulit untuk dikelabuhi hanya dengan foto atau gambar pola sidik jari seseorang. 

Menurut Jain, di masa depan nantinya, setiap layar smartphone akan dibekali dengan sensor optik yang terletak di bawah layar. Sensor ini nantinya sudah terhubung dengan pemindai ultrasonik yang mampu mengirim gelombang ultrasonik ke sela-sela jari. Sensor ini berguna untuk mengukur pola yang dihasilkan dari sidik jari.

Ilustrasi : Price Pony, Pinterest

Baca Juga
Inilah Daftar Smartphone yang Tak Lagi Bisa Gunakan Layanan WhatsApp
Ini Nih Smartphone Tertua Di Dunia yang Muncul 15 Tahun Sebelum Iphone
Biar Nggak Ketipu, 7 Hal Ini Harus Kamu Cek Setelah Beli Smartphone

  • Tags
Or use your account on Blog

Error message here!

Hide Error message here!

Forgot your password?

Or register your new account on Blog

Error message here!

Error message here!

Hide Error message here!

Lost your password? Please enter your email address. You will receive a link to create a new password.

Error message here!

Back to log-in

Close